![]() |
| Fani Aulia | Foto: Jawa Pos |
Mereka dicoret berdasar penampilan selama di Piala Dirgantara. Selama ajang pramusim yang dapat dijuarai Persebaya pada Rabu lalu (8/3) itu, berdasar evaluasi tim pelatih, keduanya tidak sesuai ekspektasi.
Misalnya, Irfan. Selama lima pertandingan Persebaya hingga final, dia hanya turun sekali dengan durasi 37 menit.
Yakni, ketika Persebaya menang 1-0 atas Persbul Buol (2/3/2017). Namun, dia gagal mencetak gol. Sementara itu, pemain asal Aceh, Fani yang menyumbangkan satu gol kala Persebaya menghajar PSN Ngada (28/2) 4-2 tak mengalami perkembangan yang signifikan.
’’Ada beberapa hal yang tidak bisa mereka kembangkan. Salah satunya adalah saat harus berkomunikasi dengan pemain lain untuk transisi menyerang ke bertahan,’’ kata Iwan Setiawan, pelatih Persebaya. (dbs)

0 komentar:
Post a Comment